MONUMEN PLATARAN SAKSI BISU PERJUANGAN MELAWAN BELANDA DEMI IBU PERTIWI

 

Monumen Plataran Saksi Bisu Perjuangan Melawan Belanda Demi Ibu Pertiwi

(Oleh : Mifta Nur Rahma)

(Gambar Monumen Plataran)

 Hallo mlaku lovers, ada yang masih ingat dengan peristiwa Agresi Militer Belanda II ? agrasi ini terjadi pada tahun 1948, pada saat perang terjadi para pejuang menggunakan taktik pereng Gerilya. Agresi meliter Belanda II terjadi di Yogyakarta pada tanggal 19 Desember 1948, salah satu tempat yang menjadi lokasi perang gerilya adalah desa Plataran yang terletak di Kalasan, Yogyakarta. Pertempuran di Plataran mengisahkan perjuangan Taruna Akademi Militer dalam pertempuran melawan Belanda.

Pasca Agresi Militer II Yogyakarta mulai dikuasai oleh Belanda para pejuang banyak yang mulai pergi daerah pinggiran Yogyakarta salah satunya di daerah Sleman mengetahui hal tersebut Belanda mulai melancarkan operasi di sekitar Kalasann, Turi, Pakem, dan Godean. Pada oprasi tersebut memakan cukup banyak korban. Salah satunya adalah pada saat pertempuran Plataran pada tanggal 24 Februari 1949. Pada peristiwa tersebut merenggut dua perwira remaja, lima taruna, dan satu anggota tantara pelajar, serta masyarakat sekitar. Maka sebagai tanda penghormatan kepada para taruna dan alumni Militer Akademi yang gugur pada masa perjuangan kemerdekaan 1945-1949 maka dibangunlah Monumen Perjuangan Taruna atau yang sering disebut denga Monumen Plataran.


(Gambar Prasasti Plataran)

(Monumen Plataran)

Bagi mlaku lovers yang ingin pergi ketempat bersejarah di Yogyakarta Monumen Plataran dapat dijadikan salah satu pilihan, disana mlaku lover dapat mempelajari sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Monumen Plataran terletak di Plataran, Kiyudan, Selomartani, Klasan Sleman, Yogyakarta. Lokasi Monumen Plataran tidak terlalu jauh dari Candi Sambisari Mlaku lover hanya perlu pergi kearah utara sejauh 6,8 KM, dan mlaku lover sudah sampai di monument plataran.

Monumen Plataran sebagai tempat wisata sekaligus sebagai tempat edukasi atau pembelajaran dapat dijadikan pilihan untuk dikunjungi, terdapat beberapa fasilitas di dalamnya seperti dua buah pendopo yang dapat dijadikan sebagai tempat istirahat pengunjung, terdapat mushola yang dapat digunakan oleh pengunjung, toilet yang memadai, serta taman bermain bagi anak-anak. Harga untuk masuk Monumen Plataran tidak dipungut biaya atau gratis, mlaku Lovers hanya perlu membayar parkir sebesar Rp 2.000 saja. Monumen Plataran memiliki halaman yang sangat luas dan juga terdapat pepohonan yang rindang sehingga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat olah raga dan juga bersantai dengan keluarga.


(Monumen Plataran)

(Foto di Monumen Plataran)

Selain melihat monumen di tempat ini juga dibangun bangunan lain untuk menarik minat pengunjung yaitu dengan dibangun Telaga Desa Plataran yang terletak tepat dibagian utara monumen Plataran, selain itu pada hari minggu di depan Monumen Plataran diadakan kegiatan pasar pagi atau sejenis dengan kegiatan Sunmor. Pasar tersebut menjual berbagai jenis makananan yang beragam. Bagi mlaku lovers yang tertarik mengunjungi monumen plataran pada hari minggu dapat mengunjungi pasar tersebut. Mlaku lovers dapat berolah raga di dalam lokasi monument Plataran dan ketika sudah selesai berlolahraga dan merasa lapar mlaku lovers dapat membeli makanan yang dijual di pasar pagi tersebut.

Menurut salah satu pengunjung Monumen Plataran dia mengatakan bahwa “Monumen Plataran merupakan saksi perjuangan taruna akademi militer pada tahun 1949, di sini terdapat sebuah patung pejuang yang gugur pada saat berperang pada saat itu, di sini juga dibawah patung terdapat tulisan nama-nama pejuang yang gugur pada saat perang sehingga kita tau siapa saja yang gugur pada masa itu. Selain itu disini fasilitasnya juga lengkap ada pendopo, toilet, dan mushola. Selain itu untuk masuk sendiri kita tidak harus membayar tiket hanya perlu membayar parkir Rp 2.000. Plataran cukup menarik untuk sekedar bersantai, di sini juga sering digunakan sebagai tempat untuk upacara pada hari-hari tertentu dan sebagai tempat senam dan berolahraga. Setipa minggu pagi juga ada pasar pagi jadi itu juga yang menambah daya tarik pengunjung menurut saya.”

Sekian pembahasan kita tentang Monumen Plataran mlaku lovers, semoga bias menjadi referensi bagi mlaku lovers yang sedang mencari tempat wisata di Yogyakarta, bagi Mlaku lovers yang ingin mengunjungi monumen plataran ada tips untuk mlaku lovers yaitu untuk datang pada pagi atau sore hari karana lebih cuaca lebih nyaman dan tidak terlalu panas, dan jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan dimanapun Mlaku lovers berada.


Komentar

Postingan Populer