Wisata Istana Air di Jogja, Taman Sari

 Wisata Istana Air di Jogja, Taman Sari

(Oleh: Ananda Fauzi Munawaroh)  


    Mlaku Lovers bosen wisata sejarah tapi ke museum terus? Atau pengen berwisata ke tempat sejarah tapi juga eyecathing buat foto. Jangan bingung lagi, karena Taman Sari hadir sebagai solusinya ehehe, udah kaya iklan aja ya. Yukk kenalan sama Wisata Air di Jogja yang mengandung banyak sejarah, yaitu Taman Sari Jogja.

    Taman Sari merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Tamanan, Patehan Keraton, Kota Yogyakarta.  Wisata ini menyuguhkan bangunan estetik yang pernah digunakan Raja Jogja dan keluarganya untuk tempat istirahat, mandi dan melakukan beberapa ritual kerajaan lainnya. Dulunya taman ini merupakan kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang memiliki luas hingga 10 hektar lebih dengan sekitar 57 bangunan, seperti kolam pemandian, desung, jembatan gantung, kanal air, danau buatan, dan lorong dibawah air. Kebun ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I sekitar tahun 1758-1765 dengan biaya pembangunan ditanggung oleh Bupati Madiun dan rakyatnya sehingga saat itu Madiun dibebaskan dari pungutan pajak.  Tahun 1765-1812 bangunan ini digunakan secara efektif yang membentang dari barat daya komplek keraton hingga tenggara kompleks Maganan, tetapi sekarang hanya tersisa dibagian barat daya kompleks keraton saja.

    Taman Sari Yogyakarta  yang dibangun dengan gaya arseitektur perpaduan gaya Jawa dan Portuguis ini terdiri dari empat bagian. Pertama yaitu danau buatan yang letaknya dibagian barat. Kedua yaitu pemandian umbul binangun yang terletak di sebelah selatan bangunan danau buatan. Ketiga yaitu Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati yang terletak disebelah selatan Umbul Binangun. Terakhir yaitu disebelah timur bangunan pertama dan kedua hingga meluas ke arah timur sampai tenggara kompels Maganan. Objek wisata ini lebih mengutamakan bagian pemandian dengan julukan “Istana Air Jogja”.  Ruangan di Taman Sari Jogja cukup kompleks dan banyak ya Mlaku Lovers.

    Wisata yang tidak pernah sepi pengunjung ini selalu ramai setiap harinya, baik weekend maupun weekday. Selain tempatnya yang mudah diakses, wisata ini juga menyediakan guide tour yang ramah dan sabar menghadapi pertanyaan wisatawan. Kamu bisa nih bertanya dari A hingga Z mengenai sejarah Taman Sari. Saat berkunjung kesini, kamu tidak hanya menikmati area utama saja yaitu  Danau buatan. Tetapi juga ke beberapa tempat apik lainnya, seperti desa Taman Sari, kolam pemandian, pasarean Ledok Sari, lrong dibawah air dan tempat ritual hujan yang tidak jauh dari bangunan utama.

 

(Foto di dana buatan)

    Menurut Fauzi, pengunjung Taman Sari “Tempat ini klasikal banget. Vibes kerajaan Jogjanya masih kerasa. Dan paling berkesan yaitu viewnya benar-benar apik, unik, dan beda dari tempat wisata lainnya.” Selain menyuguhkan view yang mempesona, wisata ini juga menyediakan beragam fasilitas untuk wisatawan seperti mushola, kamar mandi, area parkir, toko kelontong, dan jasa fotografi dengan harga tertentu. Untuk biaya masuknya juga tidak mahal, yaitu Rp. 5.000 perorang. Sedangkan untuk menyewa pemandu wisata, Mlaku Lovers bisa membayar antara Rp. 25.000- Rp. 30.000 aja.

    Gimana Mlaku Lovers udah tertarik berlum untuk berkunjung ke peninggalan Keraton Jogja yang satu ini. Kalau masih ragu boleh deh coba beberapa tips ini agar liburanmu terasa lebih menyenangkan. Tipsnya yaitu pastikan kamu membawa kamera atau handphone untuk mengabadikan moment disana, searching dulu pose ala selebgram agar tidak mati gaya saat proses pengambilan foto, bawa topi pantai dan air mineral supaya tetap segar walaupun cuaca sedang panas, dan terakhir pasikan cuaca cerah agar kamu bisa berkeliling tanpa takut  kehujanan. Yukk berkunjung ke Taman Sari Jogja untuk dapatkan sensasi liburan yang berbeda dan menambah wawasan sejarah tentang Kerajaan Yogyakarta. 

Komentar

Postingan Populer